Mengenal Risiko Tongkang / Barge

Tongkang atau Barge merupakan sarana atau alat angkutan laut yang umumnya banyak digunakan untuk mengangkut barang, baik barang padat (kayu log, mesin – mesin), curah (batubara), ataupun cair (minyak mentah/crude oil). Selain untuk alat angkutan laut, tongkang yang telah direkonstruksi atau dimodifikasi banyak  digunakan sebagai kapal akomodasi, hotel terapung, dan keperluan lainnya di lokasi proyek di perairan dan laut. Dari berbagai fungsi tongkang tersebut maka berikut ini beberapa istilah tongkang berdasarkan kegunaannya :

Work Barge, tongkang yang digunakan sebagai tempat atau pangkalan untuk melakukan pekerjaan di laut.

Oil Barge, tongkang yang digunakan untuk mengangkut minyak

Pilling Barge, tongkang yang dilengkapi alat pemancang yang digunakan untuk mengerjakan pemancangan di laut

Modu Barge, tongkang yang dilengkapi alat bor untuk offshore drilling

Dredger Barge, tongkang yang digunakan untuk pengerukan laut

Split Barge, tongkang yang digunakan untuk menampung lumpur dan dibongkar dengan cara pembelahan lambung kiri dan kanan

Hopper Barge, tongkang yang dipergunakan untuk menampung lumpur dan dibongkar melalui pintu alas yang dapat dibuka

Accom. Barge, tongkang untuk mengangkut air tawar

Crane Barge, tongkang yang dilengkapi dengan alat angkat /crane

Pontoon, tongkang yang mempunyai geladak yang rata (flat deck) sehingga dapat dipergunakan untuk muatan di geladak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s